Beranda Banten Siti Nur Azizah Jabat WaSEKJEN Partai Demokrat, Kans Calon Walikota Tangsel Makin...

Siti Nur Azizah Jabat WaSEKJEN Partai Demokrat, Kans Calon Walikota Tangsel Makin Kuat

132
0
Nur Azizah Jabat Wakil Sekjen Demokrat dan Kandidat Walikota Tangsel. Kans Besar Bagi Putri Wakil Presiden ini melenggang mengantikan Walikota Airin yang sudah dua periode. (Foto Istimewa AZIZAH berbaju kuning (tengah) dalam sebuah pertemuan di Tangsel)

TANGSELSATU.ID – Bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Siti Nur Azizah makin mantap bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel. Apalagi kini, putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin itu menjabat Wakil Sekjen di Partai Demokrat.

Azizah mengaku memang sudah mantap berlabuh di Demokrat setelah melakukan diskusi dengan banyak kalangan. Dia menilai, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pertimbangan utama.

“AHY sebagai anak muda perlu didukung karena memiliki pemikiran yang hebat dalam membangun Indonesia ke depan. Anak muda memiliki banyak ide-ide segar bagaimana membuat perubahan. Kita harus memberi dukungan, kita harus memperkuatnya. Tentu dengan semangat perubahan untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” kata Azizah kepada wartawan, kemarin.

Dengan bergabung ke Partai Demokrat, dia yakin mampu memperkuat posisi partai secara lokal lantaran tekad kuatnya bersaing di Pilkada Tangsel. Terutama membuat perubahan secara progresif. “Saya memiliki semangat yang sama dengan Partai Demokrat. Tinggal sedikit sentuhan partai ini akan kembali bangkit,” ucapnya.

Bagi Azizah, pilihan bergabung pada Demokrat merupakan bagian dari kesadaran sejarah untuk mendukung kaum muda maju dan berperan dalam gelanggang politik. Ditunjang dengan sosok AHY yang terhitung muda. Bahkan paling muda di antara ketua umum partai lainnya.

“Ini gagasan penting untuk regenerasi politik di Indonesia. Generasi tua dan generasi muda itu harus saling mendukung. Saya tidak rela generasi muda dipinggirkan. Dia harus diberi peran signifikan. Demokrat telah mulai mengambil langkah nyata dalam hal ini,” bebernya.

Azizah menyebut, generasi muda harus menjadi elemen yang siap berlaga. Begitu pun di Kota Tangsel. Di mana semangat perubahan begitu kentara. Sehingga perlu melibatkan anakanak muda agar bisa menghasilkan sesuatu yang nyata. Karena itu, generasi muda dituntut pula mampu berinteraksi dengan generasi pendahulu.

“Bagaimana pun generasi tua itu kenyang pengalaman, banyak ilmu dan banyak teladan baik yang bisa diwariskan. Partai Demokrat juga menjadi seksi karena memiliki ideologi nasionalis-religius. Tentu ideologi ini memudahkan untuk terjun berinteraksi ke masyarakat secara lintas agama, suku bangsa, maupun antargolongan,” ungkapnya.

Azizah juga semakin optimistis dengan dipercaya menjadi Wasekjen Partai Demokrat, memperkokoh keinginannya mewujudkan gagasan-gagasan yang dimiliki. “Ibarat wadah, Demokrat itu wadahnya luas, sehingga bisa menampung berbagai aspirasi dan kepentingan dari masyarakat yang majemuk. Itulah kenapa partai ini pernah menjadi juara di Indonesia, karena benar-benar bisa berada di tengah dan bisa membawa semangat kebersamaan,” tuturnya.

Dari sejumlah alasan itulah, dia memilih bergabung dengan Demokrat. Ma’ruf Amin selaku ayah, juga diyakininya menghormati keputusan tersebut. “Demokrat itu pilihan politik rasional saya, sehingga saya memutuskannya secara mandiri. Tanpa tekanan dari pihak manapun. Insya Allah sepanjang itu diniatkan untuk kebaikan,” ucapnya.

Terkait peluangnya pada pemilihan Wali Kota Tangsel, Azizah meyakini Demokrat dapat memperkuat diri di tingkat lokal. Apalagi saat ini partai tersebut memiliki lima kursi di daerah tersebut, dan diyakininya akan bertambah di masa depan. “Insya Allah bila saya menang dalam pilkada kelak, saya yakin kursi partai akan terus bertambah. Partai Demokrat itu punya potensi yang besar,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Komunikasi Publik Partai Demokrat Ossy Darmawan mengatakan, penunjukan Siti Nur Azizah, menjadi Wakil Sekjen (Wasekjen) periode 2020-2025 karena dianggap memenuhi kriteria. Ada tiga kriteria umum yang harus tercapai untuk menjadi pengurus inti partai yakni beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berlandaskan Pancasila, dengan semangat nasionalis relijius. Lalu memiliki integritas, kapasitas dan kapabilitas yang baik dan memiliki riwayat pendidikan dan rekam jejak yang baik, pada bidang politik dan/atau bidang professional. “Kami, Keluarga besar Partai Demokrat menyambut baik niat tulus dan keinginan dari Ibu Siti Nur Azizah untuk ikut membesarkan Partai Demokrat dalam perjuangan politik ke depan,” ujarnya. [EDY-RMCO]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here