Beranda Bintaro Kandidat Bakal Calon Walikota Tangsel Bermunculan

Kandidat Bakal Calon Walikota Tangsel Bermunculan

113
0

Pada 2020 nanti, Kota Tangsel akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Sejumlah tokoh kini bermunculan sebagai kandidat bakal calon walikota.

Banyak calon yang maju melalui jalur partai, dan ada pula yang mengandalkan independesinya dan ketokohan. Beberapa nama khususnya bakal calon Walikota Tangerang Selatan sudah mulai diketahui baik lewat media sosial maupun banner.

Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa nama yang akan maju sebagai bakal calon Walikota Tangsel tersebut seperti Wakil Walikota Tangsel saat ini Benyamin Davnie, Sekda Pemkot Tangsel Muhamad, Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rojak, Anak Ratu Atut Chosiah Andiara, mantan ketua KPK Abraham Samad, bahkan anak dari Ma’ruf Amin yakni Siti Nur Azizah.

Selain nama-nama yang tidak asing di telinga warga Tangsel itu, terdapat satu nama lagi dari kalangan akademisi yang bakal ikut berkontestasi dalam pilkada Tangsel nanti, yaitu dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang, Dr Suhendar.

Hal itu diketahui saat awak media melewati perempatan jalan Puskesmas, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, dimana terdapat benner bertuliskan “Sudah jangan berseteru, mari bersatu menuju Tangsel baru, Dr. (c) Suhendar, SH, MH, bakal calon walikota Tangerang Selatan”.

Saat dikonfirmasi, Pendiri LSM Tangerang Public Transparency Watch (Truth) tersebut mengakui dirinya akan maju. Setelah 10 tahun aktif menyoroti berbagai macam persoalan di kota berjuluk Cerdas, Modern, Religius itu, kini dirinya siap diadu di ajang Pilkada 2020.

“Kuatnya dorongan mereka yang memiliki perhatian hingga prihatin atas kondisi Kota Tangsel saat ini, memposisikan saya untuk mengambil peran lebih. Rasa tanggung jawab kemudian memanggil saya untuk menerimanya,” kata Suhendar, saat ditemui di Kawasan BSD, Kota Tangsel, Senin (20/5/2019).

Pengamat kebijakan publik Universitas Pamulang (Unpam) ini mengatakan, tekadnya untuk maju sekaligus menjawab tantangan untuk menghadirkan hakikat penyelenggaraan pemerintahan daerah yang sebagaimana mestinya.

“Seperti mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan masyarakat, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan peran serta masyarakat. Sehingga tercipta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kekhasan Kota Tangsel dalam bingkai NKRI,” bebernya. (Tra/Ihy/red)

sumber https://www.bantennews.co.id/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here